PA DARUL ARQOM - Kegiatan di hari jum'at malam ba'da sholat magrib berjamaah yaitu Taushiyah. (Jum'at, 9 Agustus 2024).
Akhlak adalah aspek yang menentukan seberapa beriman seorang muslim pada Allah SWT. Akhlak dapat mencerminkan perilaku dan isi hati seseorang, apakah baik atau buruk.
Akhlak adalah karakter yang merupakan pemberian atau sesuatu yang dapat diupayakan. Keberadaannya terdapat di dalam jiwa manusia dan menjadi bagian dalam diri seseorang. Untuk lebih memahami apa itu akhlak, simak penjelasannya di bawah ini.
Akhlak Mulia Rasulullah SAW
Orang yang memiliki akhlak paling mulia adalah Rasulullah SAW. Allah SWT berfirman dalam Surah Al Qalam ayat 4 yang berbunyi:
وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ
"Dan sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti yang luhur."
Ayat di atas menjelaskan tentang pahala yang tak terputus pada Rasulullah SAW karena akhlak beliau yang mulia.
Selain itu, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki suri teladan yang baik dalam ayat surah Al Ahzab ayat 21,
لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا
"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."
Dalam sebuah hadits pun Aisyah RA mengatakan bahwa, "Akhlak beliau (Muhammad) adalah Al-Qur'an." (HR Muslim)
Kemudian, riwayat hadits lainnya dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW pernah bersabda,
إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ
"Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak mulia." (HR. Al-Baihaqi).
Rasulullah SAW selalu berpegang pada Al-Qur'an sehingga akhlak mulia tersebut muncul atas ketaatan dalam menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, adabnya, serta kelembutan hati yang beliau miliki.
Keutamaan Akhlak Mulia
Mengutip buku Akhlaq Al-Islam karya Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi, ia menyebutkan bahwa ada beberapa keutamaan bagi seseorang yang memiliki akhlak mulia, antara lain sebagai berikut.
1. Imannya Sempurna
Seseorang dikatakan memiliki iman yang sempurna jika ia memiliki akhlak yang sangat baik. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW,
أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِيْنَ إِيْمَانًا أَحْسَنُهُمْ
"Kaum Mukminin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya." (HR Tirmidzi)
2. Derajatnya Tinggi
Akhlak mulia yang dimiliki seseorang dapat membuat dirinya setara kedudukannya dengan orang yang rajin berpuasa dan rajin sholat. Rasulullah SAW bersabda:
نَّ الْمُؤْمِنَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ خُلُقِهِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ
"Sesungguhnya seorang mukmin bisa meraih derajat orang yang rajin berpuasa dan shalat dengan sebab akhlaknya yang luhur." (HR Ahmad)
3. Paling Dekat dengan Rasulullah SAW di Hari Kiamat
Keutamaan lain dari memiliki akhlak mulia adalah pada hari kiamat akan ditempatkan duduknya paling dekat dengan Rasulullah SAW. Beliau bersabda:
إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ القِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا
"Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah mereka yang paling bagus akhlaknya di antara kalian." (HR Tirmidzi)
Begitu juga dengan anak-anak Panti Asuhan Darul Arqom, harus bisa menjunjung tinggi akhlak mulia, baik kepada sesama anak Panti, pembina Panti, pengurus Panti, bapak ibu guru di sekolah masing-masing.
Semoga berkah, aamiin