Ketua LKSA Darul Arqom Menghadiri Sosialisasi Program Pemberdayaan Inklusi dan Produktif Bagi Pilar-pilar Sosial

PA DARUL ARQOM - Ketua LKSA (Panti Asuhan) Darul Arqom hadiri Sosialisasi Program Pemberdayan Inklusi Dan Produktif Bagi Pilar Pilar Sosial tahun 2024.

Rabu, 2 Oktober 2024 Dinsos Kota Pasuruan menggelar acara sosialisasi pada pilar pilar sosial.

Hadir Taruna Siaga Bencana (Tagana), Karang Taruna, SDM Pendamping PKH. (TKSK) Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, Pekerja Sosial Masyarakat, Pendamping Sosial.

Acara juga dihadiri oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dan Lurah seluruh kota Pasuruan.

Dibuka oleh Kabid Dinsos, dan dilanjutkan materi ibu Kiki Saraswaty SH.MH., Subkoor Kewirausahaan dan Penyuluhan Sosial.

Program Kewirausahaan Sosial merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah sebagai upaya agar masyarakat miskin dapat meningkatkan pendapatan sehingga dapat mendiri secara ekonomi dan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah.

New program KIP tahun 2025 Kewirausahaan Inklusi dan produktif. Dengan Putri Jawara (perempuan tangguh mandiri jatim wani sejahtera), KPM Jawara (keluarga penerima manfaat jatim wani sejahtera) Eks PPKS Jawara (Eks Pemerlu Pelayanan), PPKS Jawara (pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial Jatim wani sejahtera).

Ketua LKSA (Panti Darul Arqom) kota Pasuruan Suyatno, SPd. yang juga sekaligus sebagai ketua forum LKSA kota Pasuruan mengikuti dengan khidmad.

Bersama dengan ketua LKSA Nurnabawi, Albarokah, Clarafey dan Alyasint mendapat posisi duduk pada meja bundar persis di depan panggung pemateri.

Saat paparan berakhir, moderator mempersilahan kesempatan untuk peserta menyampaikan pertanyaan.

Suyatno, ketua LKSA Darul Arqom tidak menyia nyiakan kesempatan itu sebagai penanya pertama.

Setelah menyampaikan salam dan memperkenalkan diri dimulailah 3 pertanyaan untuk dijawab oleh pemateri.

"Perbedaan penjelasan antara bahwa disabilitas diprioritaskan tetapi di materi belakang ada syarat tertentu yang harus sehat jasmani dan rohani, kita sebagai warga apa bila ingin mengajukan penerima bantuan apakah bisa langsung atau melalui RT, RW dan seterusnya ke Dinsos, bila ada alumni anak asuh yang tidak kuliah bagaimana cara bisa mengikuti pelatihan pada panti milik propinsi Jatim.


Bu Kiki ,sebutan pada pemateri dari Dinsos Jatim, memberikan penjelasan secara gamblang, Suyatno saat ditanya juga mengangguk angguk tanda ia paham.

Setelah beberapa pertanyaan dari peserta yang lain, acara ditutup dan diberikan penguatan dari Bapak Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan.

Akhir acara seluruh peserta menikmati menu makan siang yang telah disediakan.

Forum LKSA kota Pasuruan secara kompak berpoto bersama kecuali dari LKSA Almutaqin ijin tidak bisa hadir .

Pasuruan, 2 Oktober 2024
penulis
Aya E Nadia




Lebih baru Lebih lama